Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Menikmati Hidup Bersahaja

Gambar
Bukan rendah diri, bukan percaya diri, melainkan percaya Allah. Tidak terikat masa lalu, tidak terobsesi pada masa depan. Tidak bersedih atas remeh temeh masa lalu, tidak juga khawatir akan apa yang ada di depan, tapi sibuk dengan detiknya sekarang untuk meraih ridha Ilahi.Tidak menambah, tidak mengurangi, tapi adil.Apa adanya.Tidak kufur saat miskin, tidak sombong saat kaya, tapi mengisi kehidupan dengan sabar dan syukur.
Demikian selaksa air yang sejuk sebuah nasihat dari Ust. Ahmad Riawan Amin. Jujur, tidak berpura-pura. Alangkah indahnya bila kita menjalani hidup ini secara jujur, tidak perlu akting menjadi si Anu atau memaksakan diri seperti Anu melainkan tampil apa adanya saja. Bukan pula berarti tidak mau memperbaiki diri menjadi lebih baik. Ada analogi menarik yang mungkin kita udah akrab : kalau merasa hidup banyak tekanan, jangan-jangan karena banyakan gaya karena Gaya sebanding lurus dengan Tekanan (rumus Gaya). hehe..
Kita akan lebih aman dengan hidup bersahaja, karena seder…

Kado terindah untuk Engkau yang Mau Bersabar...

Gambar
Alhamdulillah lama tak bersua, home... Kali ini aku akan berceritera sebuah kisah fiktif yang terinspirasi dari kisah nyata, dalam bentuk cerita pendek ya.. Baiklah mari kita masuki...

~~~~


Aku memiliki sepupu perempuan yang lebih tua diatasku, seorang yang menginspirasiku dalam kisah-kisah yang ia lalui. Namanya yuk Tari Soeharto (yuk : panggilan kakak perempuan Palembang), seorang ibu rumah tangga shalihah berusia 31 tahun dengan dua anak kembar dan kini tinggal di Brussel. Aku mengenalnya cukup dekat karena kami adalah teman sepermainan masa kecil dan saling berbagi curhat sampai kini. Yuk Tari wanita yang ayu (darah manis perpaduan dari ayahnya orang Jawa Tengah dan ibunya orang Melayu), gigih, berani, menyeramkan bagi laki-laki (ini ada kisah tersendiri yang membuatku tertawa mengingatnya), humoris dan agak tertutup berbagi ruang pribadinya kecuali kepada yang ia percaya (seperti aku misalnya, hehe..).

Yuk Tari bukan anak yang begitu cerdas, track record nilainya sejak SD-SMP san…